Supermoon adalah fenomena ketika Bulan tampak lebih besar dari
biasanya akibat kedekatannya dengan Bumi. Supermoon akan bisa dilihat
Sabtu (19/3/2011) malam. Bulan akan tampak 7 persen lebih besar dari
biasanya. Kejadian langka itu hanya berulang setiap 18 tahun sekali.
Supermoon sendiri bukanlah istilah dalam astronomi,
melainkan dalam astrologi. Kalangan astrolog biasanya mengidentikkan
supermoon dengan kekuatan jahat atau bencana. Seorang astrolog bernama
Richard Nolle, misalnya, memperkirakan bahwa supermoon kali ini akan
menimbulkan bencana gunung berapi dan badai. Kabar yang beredar di
internet juga menyebut bahwa supermoon yang akan terjadi tahun ini berkaitan
dengan bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang Jumat
(11/3/2011) lalu. Namun, hal tersebut ditampik oleh para astronom dengan
mengatakan efek supermoon sangatlah kecil.
Dalam dunia astronomi,
Bulan bisa berada di titik terjauh dan terdekat dengan Bumi. Titik
terjauh dikenal dengan apogee, sedangkan titik terdekat dikenal dengan
perigee. Saat Bulan mencapai titik terdekat atau perigee inilah,
fenomena yang dikenal dengan supermoon terjadi.
Publikasi
space.com menyebutkan, Bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi
dalam kurun waktu 18 tahun terakhir. Bulan "hanya" 356,577 kilometer
dari Bumi. Ini 30.000 kilometer lebih dekat dengan jarak rata-rata
Bumi-Bulan biasanya yang berkisar 382.900 km. Berdasarkan waktu
Indonesia, jarak terdekat Bumi-Bulan tersebut akan terjadi pada Minggu
(20/3/11) dini hari pada pukul 02.10 WIB. Puncak purnamanya sendiri bisa
dinikmati pukul 01.11 atau 59 menit sebelum jarak terdekat Bumi-Bulan
dicapai.
Bulan yang istimewa ini takkan bisa dinikmati langsung
dengan mata telanjang. Untuk membedakan "kegemukannya", harus digunakan
teleskop. Untuk menikmatinya pemandangan terbaik ini, seseorang juga
mesti memlih lokasi yang lapang dan gelap hingga cahaya Bulan bisa lebih
terang. Akibat kedekatannya, maka Bulan akan sedikit memengaruhi
kondisi di Bumi. Misalnya meningkatnya gelombang pasang yang terjadi
akibat gaya tarik Bulan yang sedikit lebih besar. Bagi nelayan, kondisi
ini perlu diwaspadai dan sebaiknya tak melaut.
Pengaruh lain
adalah meningkatnya aktivitas seismik dan gunung berapi. Namun, sekali
lagi efeknya sangat kecil. Jim Garvin dari Goddard Space Flight Center
NASA di Greenbelt bahkan mengatakan, "Super dalam supermoon hanyalah
karena penampakan yang lebih dekat."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentar anda di sini, mohon saran dan kritiknya juga